Pelayanan

Hari Kedelapan, 12 Maret 2020

Renungan Penggembalaan bagi Jemaat GKY Kebayoran Baru
Hari Kedelapan, 12 Maret 2020
“Hoax”
Salam dalam kasih Kristus,
Peti mati Presiden Abraham Lincoln secara resmi dibongkar 5 kali dalam kurun waktu 36 tahun setelah kematiannya! Setidaknya 2 kali pembukaan kembali peti mati tersebut dilakukan dengan alasan untuk membuktikan rumor yang berkembang di masyarakat bahwa tidak ada jenasah Abraham Lincoln dalam peti mati tesebut! Ternyata rumor yang beredar tersebut hoax. Sungguh aneh dan sedih mengetahui bahwa peti mati perlu dibongkar demi pembuktian hoax.
Hari ini kita juga dihujani oleh banyak hoax. Menkominfo, Johnny G. Plate, 2 hari yang lalu menyebutkan bahwa sampai tanggal 10 Maret 2020 sudah terdapat 187 hoax tentang Covid-19! Sangat banyak. Efek dari hoax ini sangat beragam. Ada hoax yang membuat kita jadi meremehkan Covid-19; ada hoax yang menyebabkan kita menjadi takut; ada hoax yang menyebabkan kita panik, dll. Susah membedakan manakah hoax dengan berita yang benar karena tiap berita mengaku yang paling benar, berasal dari sumber yang terpercaya, bahkan mencatut nama pejabat atau orang penting. Uniknya walaupun sumber atau pejabat yang disebut tidak kita kenal, kita percaya! Saya tidak habis pikir, apa motivasi pembuat hoax. Dalam situasi kewaspadaan Covid-19 ini, sengaja membuat berita palsu yang menyesatkan adalah suatu perbuatan yang keji.
Kalau kita amati pergerakan hoax virus Covid-19 sangat menjengkelkan. Ketika dalam sebuah group WA telah diberitahukan bahwa berita tersebut hoax, maka beberapa waktu kemudian bisa muncul lagi berita serupa karena anggota group lupa dan memposting kembali. Berita yang sudah meresahkan dua mingu lalu, bisa terulang lagi di saat ini dan muncul lagi di lain waktu. Saya melihat hoax itu sendiri telah menjadi virus berita yang menyesatkan, meresahkan, dan membuat tubuh kita juga panas dingin karena gelisah.
Celakanya, tanpa sadar kita kadang-kadang turut menyebarkan berita itu tanpa menyeleksinya. Bukankah tindakan tersebut juga suatu kecerobohan yang merugikan orang lain?
Alkitab menceritakan bahwa 10 dari 12 pengintai yang diutus oleh Musa untuk mengintai tanah Kanaan telah menyampaikan kabar busuk (Bilangan 13:32-33 Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: "Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya. Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami."). Sebenarnya secara obyektif memang benar ada orang Enak keturunan raksasa di tanah Kanaan. Namun mereka mengubahnya menjadi berita busuk yang menimbulkan ketakutan sehingga mental orang Israel jadi hancur, tidak berani masuk Kanaan, dan melupakan Tuhan yang menyertai mereka. Itulah berita busuk dan efeknya yang busuk.
Padahal dalam Yosua 11 kisah pemusnahan orang Enak yang menakutkan itu hanya dicatat dalam 2 ayat, yaitu ayat:21-22. Dalam 2 ayat yang singkat itu hanya dikatakan (ayat 21) ’ . . . Yosua datang dan melenyapkan orang Enak . . . “ lalu ayat 22 “Tidak ada lagi orang Enak ditinggalkan hidup di negeri orang Israel. . .” sama sekali tidak tertulis perjuangan yang sulit untuk mengalahkan orang Enak. Bersama Tuhan mereka dengan mudah mengalahkan orang Enak yang besar-besar itu. Tapi berita busuk yang diberitakan oleh 10 pengintai telah membuat mental orang Israel runtuh, tidak mempercayai Allah, dan akibatnya Tuhan menghukum mereka berputar 40 tahun untuk akhirnya masuk ke tanah Kanaan.
Marilah kita menjadi pengintai yang obyektif dan beriman seperti Yosua dan Kaleb. Masalah adalah suatu fakta obyektif, tapi penyertaan Tuhan dalam mengatasi masalah adalah fakta obyektif yang tidak boleh dipungkiri. Covid-19 adalah masalah yang nyata, tidak dapat dipungkiri, dan jangan diriemehkan. Namun, penyertaan Allah yang Mahakuasa dan mengasihi kita adalah fakta dan realitas yang jangan pernah kita pungkiri. Mari dengan beriman kepada Tuhan kita hadapi masalah ini. Jangan ikut menyebarkan hoax.
Jakarta, 12 Maret 2020
Pdt. Petroes St. Soeryo
Gembala GKY Kebayoran Baru
Jadwal Ibadah dan Persekutuan
Keb. Umum I: Minggu, 07.30 Wib
Keb. Umum II: Minggu, 10.00 Wib

Pers. Doa Selasa: 10.00 Wib
Pers. Doa Rabu: 19.00 Wib
Pers. Doa Sabtu: 07.00 Wib

Sekolah Minggu: Minggu, 10.00 Wib
Komisi Remaja: Minggu, 10.00 Wib
Komisi Pemuda: Sabtu, 17.00 Wib
Komisi Wanita: Jumat, 10.00 Wib
Pers. Adelphos (Pria):
Kamis ke-4, Bulan ganjil 19.00 Wib

Pers. Kaleb (Usia Indah):
Kamis ke-1 & 3, 10.00 Wib

Pers. Pasutri (Pasangan Suami Istri):
Sabtu ke-2, 16.00 Wib
GKY Kebayoran Baru
Jl. Kebayoran Baru No. 79
Jakarta Selatan, 12120

Telp: (021) 7279-2735
Fax: (021) 7279-3017
Email: gkykb@yahoo.com
Warta: lihat warta
Silahkan Hubungi Kami
Name
Phone
Email
Subject
Message
Captcha
Website Design & Development by